

Daurah Asy-Syaikh Al-'Allamah 'Ubaid bin 'Abdillah Al-Jabiri | Al-Amjad Tangerang | 1 Juli 2012
Dengan mengharap Ridha Allah 'Azzawajalla
Hadirilah ...
Kajian Ilmiyah Islamiyah
Pembicara:
Asy-Syaikh Al-'Allamah 'Ubaid bin 'Abdillah Al-Jabiri
('Ulama dari Madinah)
Tema Pembahasan:
Kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah dengan Pemahaman Salaful 'Ummah
Solusi Terbaiik untuk Umat dan Pemerintah Muslim
Waktu:
Minggu, 1 Juli 2012 - Ahad, 11 Sya'ban 1433H
Pukul: 08.00 - 11.30 WIB
Tempat:
Masjid Agung Al-Amjad
Komplek Pemda Kabupaten Tangerang
Informasi:
Abu Hammam 081281704086
Abu Dawud 0818798450
Abu Luthfan 081584087248
Abu Husain 0818118912
Ajak Serta Keluarga, Saudara, Teman dan Tetangga Anda ...
Insya Allah akan disiarkan melalui Radio Online di:
http://addiinradio.blogspot.com/
http://ad-diin.blogspot.com/
Undangan DAUROH ILMIYYAH (Kajian Islamiyyah)
¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨UNDANGAN DAUROH ILMIYYAH (TABLIGH AKBAR)¨
¨AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH¨
Bismillah..
Dengan mengharap ridha Allah Ta’ala, hadirilah Dauroh Ilmiyyah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah, dengan tema :
“Meraih Persatuan dan Kedamaian yang Hakiki dengan Islam yang Kaffah”
Pembicara Utama, insya Allah :
Syaikh ‘Abdullah bin Umar al-Mar’ie (Ulama Hadramaut – Yaman)
dan Ustadz-Ustadz se-Sulawesi
Waktu : Sabtu – Ahad
10 – 11 Sya’ban 1433 H (30 Juni – 01 Juli 2012)
Pukul 09.00 WITA – selesai
Tempat :
Masjid Agung Darussalam
Jl. WR.Supratman, Palu Barat
Palu – Sulawesi Tengah
CP: 081338703373, 081383314075, 085341254565, 081354200031
Gratis & Terbuka untuk Umum.
Ajaklah keluarga, saudara, sahabat dan teman anda semua, raih kebaikan ilmu bersama Ulama..
¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨ ¨
MEMBONGKAR KESESATAN SYI'AH : MENGHINA SHAHABAT NABI
Berbagai mahkota keutamaan dan kemuliaan yang hakiki telah berhasil diraih oleh generasi terbaik umat ini, seiring kebaikan mereka yang tak akan pernah tertandingi oleh generasi sesudahnya sepanjang jaman. Merekalah para shahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
Pribadi-pribadi manusia yang telah Allah pilih untuk mendampingi utusan-Nya yang termulia Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, di dalam mengemban risalah dakwah-Nya. Allah Ta'ala berfirman yang artinya: "Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya." (Al-Fath: 29)
Maka tak ayal lagi, kalau Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merekomendasikan bahwa mereka adalah sebaik-baik generasi umat ini. Beliau bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para shahabat) kemudian generasi sesudahnya (para tabi'in) kemudian generasi sesudahnya (para pengikut tabi'in)." (Muttafaqun 'alaih)
MEMBONGKAR KESESATAN SYI'AH : AL QUR’AN DIUBAH-UBAH
Penulis : Buletin Islam Al Ilmu Edisi 28/II/II/142
Serupa tapi tak sama. Barangkali ungkapan ini tepat untuk menggambarkan Islam dan kelompok Syi'ah. Secara fisik, memang sulit dibedakan antara penganut Islam dengan penganut Syi'ah. Namun jika ditelusuri –terutama dari sisi aqidah- perbedaan di antara keduanya ibarat minyak dan air. Sehingga, tidak mungkin disatukan.
APA ITU SYI'AH?
Syi'ah menurut etimologi bahasa Arab bermakna: Pembela dan pengikut seseorang. Selain itu juga bermakna: Setiap kaum yang bersatu/berkumpul di atas suatu perkara. (Tahdzibul Lughah 3/61)
Adapun menurut terminologi syariat bermakna: Mereka yang berkedok dengan slogan kecintaan kepada Ali bin Abi Thalib beserta anak cucunya bahwasanya Ali bin Abi Thalib lebih utama dari seluruh shahabat dan lebih berhak untuk memegang tampuk kepemimpinan kaum muslimin, demikian pula anak cucunya sepeninggal beliau. (Al-Fishal Fil Milali Wal Ahwa` Wan Nihal 2/113, karya Ibnu Hazm)
FATWA ULAMA AHLUSSUNNAH TENTANG HUKUM NASYID “YAA THOYBAH YA DAWA’AL AYAANA”
Penerjemah*) : Al-Ustadz Abu Abdirrahman Rahmat Hidayat
Hukum nasyid (ياطيبة يادواءالعيانا) yang beredar di tengah manusia dengan bentuk yang tidak benar, sehingga kami mengharap agar disebarkan hukum nasyid tersebut di tengah manusia.
1. JAWABAN ASY-SYAIKH SHOLIH BIN SA’AD AS-SUHAIMI –SEMOGA ALLAH MENJAGA BELIAU-
* HATI-HATILAH DARI NASYID-NASYID KEKAFIRAN DAN BERBAU SHUFIYAH *
Soal : Berkata (penanya) : Disana ada nasyid-nasyid Islami yang berbunyi “Wahai Allah, dengan penglihatan dari mata yang pengasih, mengobati semua yang ada pada diriku berupa penyakit-penyakit” apakah dalam nasyid ini ada masalah?
Jawaban : Saya tidak mengetahui apakah dia memaksudkan dari kalimat : dari mata yang pengasih apakah dia maksudkan bahwa dia berdo’a kepada Allah agar Dia menguasakan kepada salah seorang dari makhluk-Nya atau dia memaksudkan Allah Ta’ala sendiri.
(Yang jelasnya) atas apapun yang dimaksudkan, walaupun dia memaksudkan Allah Ta’ala, tetap tidak boleh (berdo’a) dengan ibarat-ibarat seperti ini. (sebab) sifat-sifat tersebut tidak boleh berdo’a kepada sifat-sifat / dimintai darinya, memang benar Allah memiliki mata, Allah memiliki dua mata tentunya mata penglihatan yang sesuai dengan Kemuliaan-Nya dan Keagungan-Nya, akan tetapi jangan Anda berdo’a dengan mengatakan : Wahai mata penglihatan Allah, sampai-sampai sebagian ulama mengatakan kalau dia berdo’a kepada sifat Allah maka dia kafir, jadi kalau dia berkata : Wahai kekuasaan Allah, Wahai Rahmat Allah, Wahai Tangan Allah, Wahai Ni’mat Allah, maka dia kafir sebagaimana disebutkan dari kebanyakan Ulama. Akan tetapi wahai saudaraku sekalian hendaknya engkau berdo’a dengan do’a-do’a yang jelas datangnya dari Al-Qur’an dan As-Sunnah dan tidak ada hajat engkau dengan lafadz-lafadz meragukan ini yang terkadang dapat menjerumuskan Anda kepada perbuatan bid’ah atau kesyirikan, berhati-hatilah dari bid’ah dan kesyirikan. Dan hendaknya Anda mengembalikan segala lafadz-lafadz kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Penerimaan Santri Baru TKIT As-Sunnah Sidrap 1433 H

PENDAHULUAN
Bismillah. Alhamdulillah, Ma’had Tahfidzul Qur_an As Sunnah membuka program pendidikan TK-IT (Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu) yang memiliki fokus utama pengenalan dasar-dasar agama dan pengetahuan umum seperti membaca, menulis (Indonesia & Arab) dan bercakap dengan ucapan yang benar dan islami, serta praktek ibadah dan mu’amalah yang sesuai tuntunan syari’at islam.
SYARAT-SYARAT CALON SANTRI/WATI
- Berumur 3-6 tahun
- Orang tua / Wali mengisi formulir pendaftaran
- Mampu berbicara dengan lancar
- Tidak menderita penyakit kronis
- Mentaati peraturan TK-IT AS SUNNAH
- Memiliki buku paket panduan pelajaran
- Dll
WAKTU PENDAFTARAN
19 Desember 2011 s/d 03 Januari 2012
RAPAT ORANG TUA /WALI CALON SANTRI/WATI
05 Januari 2012
MULAI BELAJAR
Insya Alloh program TK-IT AS SUNNAH akan dimulai pada tanggal 9 Januari 2012
JAM BELAJAR
Jam 8.00 – 12.30 WITA
INFORMASI PENDAFTARAN
UNTUK IKHWAH
081355646462 (Ust. Fauzan)
085255600618 (Abu Yahya)
UNTUK AKHWAT/ UMMAHAT
085237639983 (Ummu Muhammad)
085321777780 (Ummu Urwah)
Keutamaan Puasa pada Hari Tasu'a dan 'Asyura (Sembilan dan Sepuluh Muharram)
Oleh: Wira Bachrun Al Bankawy
Di dalam kitab beliau Riyadhus Shalihin, Al-Imam An-Nawawi –rahimahullah- membawakan tiga buah hadits yang berkenaan dengan puasa sunnah pada bulan Muharram, yaitu puasa hari 'Asyura (10 Muharram) dan Tasu'a (9 Muharram).
Hadits yang Pertama
عن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم صام يوم عاشوراء وأمر بصيامه. مُتَّفّقٌ عَلَيهِ
Dari Ibnu Abbas - radhiyallahu 'anhuma -, " Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada hari 'Asyura dan memerintahkan untuk berpuasa padanya". (Muttafaqun 'Alaihi).
Hadits yang Kedua
عن أبي قتادة رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم سئل عن صيام يوم عاشوراء فقال: ((يكفر السنة الماضية)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.
Dari Abu Qatadah - radhiyallahu 'anhu -, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari 'Asyura. Beliau menjawab, "(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu". (HR. Muslim)
Daurah Sidrap : 1433 H / 2011 M
Bismillah, Alhamdulillah atas kemudahan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, Insya Allah akan diadakan Daurah Islamiyah sehari, yang akan dibawakan oleh :
AL-USTADZ DZULQARNAIN BIN MUHAMMAD SUNUSI
(Pimpinan Ma’had As-Sunnah, Makassar)
Adapun tema dari daurah ini adalah :
PIJAKAN – PIJAKAN DALAM MEMBANGUN INDIVIDU DAN MASYARAKAT
Daurah ini Insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari Sabtu, 15 Muharram 1433 H. atau bertepatan dengan 10 Desember 2011 M, jam 08.30 sampai dengan jam 11.00 WITA
di : MASJID AR-RAHMAH, AMPARITA
Jl. Poros Soppeng Kec. Tellu LimpoE, Kab. Sidenreng Rappang, Sulsel.
Acara ini juga dapat direlay secara langsung melalui radio streaming di http://www.an-nashihah.com dan http://www.almakassari.com.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi al-akh Abu Ibrahim Asnal di nomor 081998427584 dan al-akh Abu Ishaq Abdul Majid di nomor 081355132485. Atas perhatiannya diucapkan jazakumullahu khairan katsiraa



