بسم الله الرحمن الرحيم



Info Daurah Fiqih & Ushul Fiqih (16-24 Rajab 1432 H / 18-26 Juni 2011)

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله
وبعد

DAURAH NASIONAL FIQIH & USHUL FIQIH

(Makassar, 16-24 Rajab 1432 H / 18-26 Juni 2011)

== (Info Update :21 Mei 2011 ) ==
Alhamdulillah bersamaan dengan Daurah Fiqih dan Ushul Fiqih juga akan diadakan Daurah Bahasa Arab yang insyaAllah akan diisi oleh Al-Ustadz Khidir. InsyaAllah waktunya setelah shalat Isya selama 9 hari yang juga bertempat di Pesantren As-Sunnah Makassar. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk daurah ini..
=========================

Alhamdulillah, segala pujian yang sempurna hanyalah milik Allah. Shalawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam, keluarga, sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir masa.

InsyaAllah pada bulan Rajab 1432 H / Juni 2011 ini akan kembali diadakan Daurah Nasional Fiqih dan Ushul Fiqih di kota Makassar.

Daurah ini insyaAllah akan dilakukan selama 9 hari, jadi bagi kaum muslimin di luar makassar yang ingin mengambil faedah dari daurah ini diharapkan bisa mempersiapkan dirinya untuk mengikuti daurah ini selama 9 hari.

Berikut ini adalah Info Daurah Nasional Fiqih dan Ushul Fiqih :

Tema :
1. “Al-Qawa’id Al-Kulliyyah wa Adh-Dhawabith Al-Fiqhiyyah
100 Kaidah dalam Ilmu Fiqih karya Ibnu Abdil Hady -rahimahullah-.

2. “Ushul Fiqih Al-Waraqat

Pembahasan Ushul Fiqih karya Imam Al-Haramain -rahimahullah-.

Pemateri :

Al-Ustadz Dzulqarnain

Daurah insya Allah akan dilaksanakan pada:

Waktu:
Tanggal 16-24 Rajab 1432 H / 18-26 Juni 2011

Tempat:

Ma’had As-Sunnah Makassar
Jl. Bajirupa Makassar

Peserta :

Ikhwan/Laki-laki

Informasi Pendaftaran :

Alamat : Ma’had As-Sunnah Makassar Lt. II, Jl. Bajirupa Makassar
Email : panitia @ an-nashihah.com
Pendaftaran Online : http://an-nashihah.com/?page_id=147 / www.daftar.almakassari.com
Info Website : www.an-nashihah.com / www.almakassari.com
Info : 085242920351 / 085299057243 / 085242144732

Jazakumullah khairan atas perhatiannya.

Panitia Pelaksana Daurah Fiqih Nasional

Sumber : www.almakassari.com

Baca Selengkapnya...

Kajian Akbar Sinjai & Pangkep : “Kiamat Sudah Dekat” dan “Mengapa Harus Bermanhaj Salaf”

InsyaAllah akan diadakan Kajian Akbar bersama Al-Ustadz Abu Karimah Askari

1. Tema : Kiamat Sudah Dekat (Perspektif Ilmiah Menanti Tanda-tanda Kekuasaan Allah di Akhir Zaman dan Hikmah Beriman kepada Hari Akhir)

Pemateri : Al-Ustadz Abu Karimah Askari (Alumnus Ma’had Darul Hadits Dammaj Yaman & Redaktur Ahli Majalah Islam Asy-Syariah)
Tempat : Masjid Agung Nujumul Ittihad Kab. Sinjai
Waktu : Ahad, 29 Mei 2011 Pukul 10.00-15.00 WITA

Penyelenggara Majelis Taklim & Dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah Sinjai

Info : 085246418000 (Sulaiman) , 085242323223 (Zaid)

2. Tema : Mengapa Harus Bermanhaj Salaf

Pemateri : Al-Ustadz Abu Karimah Askari (Alumnus Ma’had Darul Hadits Dammaj Yaman & Redaktur Ahli Majalah Islam Asy-Syariah)
Tempat : Masjid Darul Arqam, Jl. Wirakarya No. 1 Minasate’ne Kab. Pangkep
Waktu : Selasa, 31 Mei 2011 Pukul 10.00-15.00 WITA

Penyelenggara : Forum Komunikasi dan Dakwah Ahlussunah wal Jama’ah Pangkep

Info : 0852 9999 8400 , 0813 5527 1212

Sumber : www.almakassari.com

Baca Selengkapnya...

AHLUSUNNAH MENGIMANI BAHWA ALLAH TA'ALA DI ATAS ARSY-NYA

Penulis : Al Ustadz Muhammad Umar as Sewed

Ayat-ayat al-Qur'an yang menyatakan bahwa Allah Maha tinggi di atas ‘Arsy-Nya sangat banyak. Diantaranya firman Allah:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ... ]الأعراف: 54؛ يونس: 3[
Sesungguhnya Rabb kalian ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia beristiwa’ di atas 'Arsy… (al-A’raaf: 54 dan Yunus: 3)

اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ... ]الرعد: 2[
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia beristiwa’ di atas 'Arsy …. (Ar-Ra'd: 2)

الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ...]الفرقان: 59[
Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia beristiwa’ di atas Arsy…(al-Furqan: 59)

Baca Selengkapnya...

TINGGALKAN SEGALA KEBIMBANGANMU

Penulis: Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim Al-Atsari

Rasul yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tinggalkan perkara yang meragukanmu menuju kepada perkara yang tidak meragukanmu. Karena kejujuran itu adalah ketenangan di hati sedangkan kedustaan itu adalah keraguan.”

Hadits ini merupakan pokok dalam hal meninggalkan syubhat dan memperingatkan dari berbagai jenis keharaman1. Al-Munawi rahimahullah berkata: “Hadits ini merupakan salah satu kaidah agama dan pokok dari sifat wara`, di mana wara` ini merupakan poros keyakinan dan menenangkan dari gelapnya keraguan dan kecemasan yang mencegah cahaya keyakinan.”

Al-Askari rahimahullah menyatakan: “Seandainya orang-orang yang pandai merenungkan dan memahami hadits ini niscaya mereka akan yakin bahwasanya hadits ini telah mencakup seluruh apa yang dikatakan tentang menjauhi perkara syubhat.” (Faidhul Qadir, 3/529)

Baca Selengkapnya...

KHAWARIJ KELOMPOK SESAT PERTAMA DALAM ISLAM

Penulis: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Al-Atsari, Lc.

Laa hukma illa lillah (tiada hukum kecuali untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala). Kata-kata ini haq adanya, karena merupakan kandungan ayat yang mulia. Namun jika kemudian ditafsirkan menyimpang dari pemahaman salafush shalih, kebatilanlah yang kemudian muncul. Bertamengkan kata-kata inilah, Khawarij, kelompok sempalan pertama dalam Islam, dengan mudahnya mengkafirkan bahkan menumpahkan darah kaum muslimin.

SIAPAKAH KHAWARIJ?
Asy-Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Mereka adalah orang-orang yang memberontak terhadap pemerintah di akhir masa kepemimpinan ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu yang mengakibatkan terbunuhnya ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu. Kemudian di masa kepemimpinan ‘Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu, keadaan mereka semakin buruk. Mereka keluar dari ketaatan terhadap ‘Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu, mengkafirkannya, dan mengkafirkan para shahabat. Ini disebabkan para shahabat tidak menyetujui madzhab mereka. Dan mereka menghukumi siapa saja yang menyelisihi madzhab mereka dengan hukuman kafir. Akhirnya mereka pun mengkafirkan makhluk-makhluk pilihan yaitu para shahabat Rasulullah radhiyallahu ‘anhum.” (Lamhatun ‘Anil Firaqidh Dhallah, hal. 31)

Baca Selengkapnya...

PENGAGUNGAN KEPADA SUNNAH RASULULLAH SHALALLAHU 'ALAIHI WASSALAM

Penulis : Ustadz Muhammad Umar As Sewed

MUQADIMAH

Pemahaman dan pengamalan umat Islam terhadap sunnah (ajaran) Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam semakin hari makin terkikis.

Banyak diantara mereka yang masih mengaku sebagai muslim, namun dalam kenyataannya justru asing dengan ajaran yang datang dari Nabinya - Shalallahu 'alaihi wassalam. Dalam masalah ibadah, mereka banyak meninggalkan ajaran Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam, bahkan melakukan amalan-amalan yang tidak diperintah oleh beliau Shalallahu 'alaihi wassalam.

Demikian pula dalam kehidupan sehari-harinya, tidak tampak identitas mereka sebagai seorang muslim. Hal itu dikarenakan banyak diantara mereka yang meninggalkan sunnah RasulNya dan mengikuti ajaran-ajaran yang justru tidak disyari’atkan-Nya.

Baca Selengkapnya...

ISTRI SHALIHAH, KEUTAMAAN DAN SIFAT-SIFATNYA

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah


Apa yang sering diangankan oleh kebanyakan laki-laki tentang wanita yang bakal menjadi pendamping hidupnya? Cantik, kaya, punya kedudukan, karir bagus, dan baik pada suami. Inilah keinginan yang banyak muncul. Sebuah keinginan yang lebih tepat disebut angan-angan, karena jarang ada wanita yang memiliki sifat demikian. Kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.

Seorang muslim yang shalih, ketika membangun mahligai rumah tangga maka yang menjadi dambaan dan cita-citanya adalah agar kehidupan rumah tangganya kelak berjalan dengan baik, dipenuhi mawaddah wa rahmah, sarat dengan kebahagiaan, adanya saling ta‘awun (tolong menolong), saling memahami dan saling mengerti. Dia juga mendamba memiliki istri yang pandai memposisikan diri untuk menjadi naungan ketenangan bagi suami dan tempat beristirahat dari ruwetnya kehidupan di luar. Ia berharap dari rumah tangga itu kelak akan lahir anak turunannya yang shalih yang menjadi qurratu a‘yun (penyejuk mata) baginya.

Baca Selengkapnya...

ARTI SEBUAH CINTA

Penulis: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah An-Nawawi

Cinta bisa jadi merupakan kata yang paling banyak dibicarakan manusia. Setiap orang memiliki rasa cinta yang bisa diaplikasikan pada banyak hal. Wanita, harta, anak, kendaraan, rumah dan berbagai kenikmatan dunia lainnya merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia. Cinta yang paling tinggi dan mulia adalah cinta seorang hamba kepada Rabb-nya.

Kita sering mendengar kata yang terdiri dari lima huruf: CINTA. Setiap orang bahkan telah merasakannya, namun sulit untuk mendefinisikannya. Terlebih untuk mengetahui hakikatnya. Berdasarkan hal itu, seseorang dengan gampang bisa keluar dari jeratan hukum syariat ketika bendera cinta diangkat. Seorang pezina dengan gampang tanpa diiringi rasa malu mengatakan, “Kami sama-sama cinta, suka sama suka.” Karena alasan cinta, seorang bapak membiarkan anak-anaknya bergelimang dalam dosa. Dengan alasan cinta pula, seorang suami melepas istrinya hidup bebas tanpa ada ikatan dan tanpa rasa cemburu sedikitpun.

Baca Selengkapnya...

KEWAJIBAN UNTUK BERTAUHID ATAS SELURUH MANUSIA

Penulis : Al-Ustadz Abdul Mu’thi Al Maidani

Merupakan suatu perkara yang tidak bisa disangkal, bahwa alam semesta ini pasti ada yang menciptakan. Yang mengingkari hal tersebut hanyalah segelintir orang. Itu pun karena mereka tidak menggunakan akal sesuai dengan fungsinya. Sebab akal yang sehat akan mengetahui bahwa setiap yang tampak di alam ini pasti ada yang mewujudkan.

Alam yang demikian teratur dengan sangat rapi tentu memiliki pencipta, penguasa, dan pengatur. Tidak ada yang mengingkari perkara ini kecuali orang yang tidak berakal atau sombong dan tidak mau menggunakan pikiran sehat. Mereka tidaklah bisa dijadikan tempat berpijak dalam menilai.

Dzat yang menciptakan, menguasai, dan mengatur alam semesta ini adalah Allah Subhanahu wa Ta`ala. Inilah yang disebut dengan rububiyyah Allah. Tauhid rububiyyah adalah sebuah keyakinan yang diakui bahkan oleh kaum musyrikin.

Baca Selengkapnya...