Penulis : Al Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah An-Nawa
Sihir dan sejenisnya dari cakupan ilmu-ilmu hitam makin populer dewasa ini. Para 'pakar' berikut iklan 'sihir'-nya bisa ditemui di hampir semua media massa. Merekalah yang seakan-akan menguasai rahasia dan kunci-kunci kehidupan.
Eksistensi mereka kian diperkuat dengan dongeng-dongeng takhayul nenek moyang utamanya yang berkaitan dengan kerajaan-kerajaan nusantara di masa lampau. Jadilah semua itu sebagai sebuah ajaran dan aliran tersendiri yang dibahasakan sebagai bagian dari agama.
Ironisnya, sebagian kaum muslimin kian terbentuk akal dan pikirannya dengan semua itu. Lahirlah kemudian keyakinan yang berasal dari akal yang jumud yang tergantung dan menggantungkan segala-galanya kepada orang-orang "sakti" tersebut.
Bahagia dan sengsara, senang dan susah, sehat dan sakit, berhasil dan gagal, maju dan mundur seolah-olah ada di tangan mereka. Umat pun mulai lupa akan kekuasaan dan ketentuan Allah.

Awas !! Wajah baru sihir di sekitar kita
Kajian Al-Qur’an : Syawal 1432 H.

Bismillah. Alhamdulillah atas kemudahan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kembali akan diadakan kegiatan “KAJIAN AL-QUR’AN” yang insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Ahad, 25 September 2011
Waktu : Jam 09.30 – 12.00 WITA
Tempat : Masjid As-Sunnah, Kanie, Kab. Sidrap
Adapun Pemateri dan materi yang akan dikaji adalah sebagai Berikut :
1. Al-Ustadz Abu Muhammad Fauzan –hafidzahullah- (Alumni Ma’had As-Sunnah, Makassar) yang akan membawakan materi berjudul “Pengaruh Al-Qur’an terhadap kehidupan hamba” dan,
2. Al-Ustadz Rahmat Hidayat –hafidzahullah- (Alumni Ma’had As-Sunnah, Makassar / Murid Syaikh Muhsin Al-Abbad –hafidzahullah-) yang akan membawakan materi berjudul “Menepis sangkaan adanya pertentangan dalam Al-Qur’an dari juz 30 (dari kitab Asy-Syaikh Muhammad Amin As-Sinqithy rahimahullah)”
Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang kajian ini dapat menghubungi Al-Akh Abu Ibrahim dengan nomor 081 998 427 584 atau Al-Akh Abu Ishaq dengan nomor 081 355 132 485. Atas perhatiannya diucapkan jazakumullahu khairan katsira.
Seputar Zakat Fitrah dan Hari Raya 'Iedul Fitri (Problema Anda edisi 10)
Zakat Fitrah
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin t ditanya tentang hukum mengeluarkan zakat fitrah pada sepuluh hari pertama pada bulan Ramadhan?
Beliau t menjawab: Kata zakat fitrah berasal dari kata al-fithr (berbuka), karena dari al-fithr inilah sebab dinamakan zakat fitrah. Apabila berbuka dari Ramadhan merupakan sebab dari penamaan ini, maka zakat ini terkait dengannya dan tidak boleh mendahuluinya (dari berbuka-masuk Syawal-red). Oleh sebab itu, waktu yang paling utama dalam mengeluarkannya adalah pada hari ‘Ied sebelum shalat (‘Ied). Akan tetapi diperbolehkan untuk mendahului (dalam mengeluarkannya) sehari atau dua hari sebelum ‘Ied agar memberi keleluasaan bagi yang memberi dan yang mengambil.
Al-Qur’an Kalamullah Bukan Makhluk [Tanggapan atas Jawaban Seorang Doktor di Detik Ramadhan]
Penulis : Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray
Dalam sebuah tanya jawab di Detik Ramadan yang diasuh oleh seorang Doktor, ada sebuah pertanyaan:
Mohon penjelasan al-Qur’an termasuk makhluk atau kalam (Allah subhanahu wa ta’ala, pen)?
Sang Doktor menjawab:
Pertanyaan tersebut menjadi perdebatan yang panjang dalam sejarah Islam. Jawaban apapun yang kita pilih tetap saja akan menyisakan pertanyaan baru. Namun kami sependapat dengan pandangan ulama sunni yang menyebut sebagai makhluk. Wallahua’alam.
Tanya Jawab Seputar Hubungan Suami Istri di Bulan Ramadhan
Berikut ini kami ketengahkan beberapa fatwa ulama berkaitan seputar hubungan suami istri di bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat.
PERTANYAAN: Apakah boleh bagi orang yang berpuasa menyetubuhi istrinya di malam-malam bulan Ramadhan? Dan apa dalilnya?
JAWABAN:
Ya, hal itu dibolehkan dan dalil untuk hal itu adalah firman Allah Ta’ala:
“Dihalalkan buat kalian pada malam puasa untuk menggauli istri-istri kalian.” (QS. Al-Baqarah: 187)
PERTANYAAN: Apa hukum orang yang bersetubuh dengan istrinya di siang hari bulan Ramadhan dan apakah dibolehkan bagi musafir apabila ia telah berbuka kemudian menyetubuhi istrinya?
Wanita di Bulan Ramadhan
Buletin Islam Al Ilmu Edisi No: 36/IX/IX/1432
Para pembaca yang mulia, buletin kali ini adalah sajian khusus untuk kaum wanita di bulan Ramadhan. Namun bukan berarti hanya khusus dibaca oleh mereka saja, karena faedahnya bisa diambil oleh selainnya.
Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, bulan yang dirindukan oleh para pencari kebaikan. Pada bulan inilah Allah Subhanahu wa Ta’ala membuka pintu-pintu al-Jannah (surga) dan menutup pintu-pintu an-Naar (neraka), serta membelenggu syaithan, setelah itu diserukan:
“…Wahai para pencari kebaikan, sambutlah…” (HR. at-Tirmidzi no. 682 dan yang lainnya)
Sore hari, seorang ibu rumah tangga sibuk menyiapkan hidangan buka puasa untuk keluarganya. Malam harinya menjelang sahur, ia pun bangun lebih awal untuk menyiapkan hidangan makan sahur. Kesibukan semakin bertambah di kala pekan terakhir menjelang Idul Fitri,
Lailatul Qadar Selalu pada Malam 27?
Penulis : Redaksi Assalafy.org
Sering ada anggapan bahwa kemungkinan besar malam yang dinanti-nanti itu akan tiba pada malam 27. Sehingga, tidaklah mengherankan kalau banyak kaum muslimin -termasuk ikhwanuna salafiyyun- yang menghidupkan malam tersebut dengan porsi ibadah yang lebih dibandingkan malam-malam yang lain.
Yang jelas, tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya Lailatul Qadar secara pasti kecuali Allah ‘azza wajalla. Hanya saja, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan dalam sabdanya:
تَحَرَّوْا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان
“Carilah Lailatul Qadr itu pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.” (Muttafaqun ‘alaihi dari Aisyah radhiyallahu ‘anha)
Lebih khusus lagi, adalah malam-malam ganjil sebagaimana sabda beliau:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِفِي الْوِتْرِمِنَ الْعَشْرِالْأَوَاخِرِمِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadr itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan)”. (HR. Al-Bukhari dari Aisyah radhiyallahu ‘anha)
Panduan Puasa Ramadhan Di Bawah Naungan Al-Qur`an Dan As-Sunnah
Penulis : Ust. Dzulqarnain Bin Muhammad Sunusi Al-Atsary
Berikut ini kami ketengahkan ke hadapan para pembaca tuntunan puasa Ramadhan yang benar, berupa kesimpulan-kesimpulan yang dipetik dari Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam yang shohih.
Tulisan ini kami sarikan dari pembahasan luas dari berbagai madzhab fiqh dan kami uraikan dengan kesimpulan-kesimpulan ringkas agar menjadi tuntunan praktis bagi setiap muslim dan muslimah dalam menjalankan puasa Ramadhan.
Harapan kami mudah-mudahan bermanfaat bagi segenap kaum muslimin dan muslimat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan yang mulia. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.
1. Beberapa Perkara Yang Perlu Diketahui Sebelum Masuk Ramadhan.
* Tidak boleh berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan dengan maksud berjaga-jaga jangan sampai Ramadhan telah masuk pada satu atau dua hari itu sementara mereka tidak mengetahuinya. Adapun kalau berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan karena bertepatan dengan kebiasaannya seperti puasa Senin-Kamis, puasa Daud dan lain-lain, maka hal tersebut diperbolehkan.
Download Rekaman Dauroh Nasional Ahlus Sunnah wal Jama’ah 2011 di Masjid Agung Manunggal Bantul
Bismillah, berikut ini adalah hasil rekaman acara Dauroh Nasional dari panitia, namun masih belum kami edit. Barakallahu fiikum
Cara Download: Klik kanan pada file yang ingin Anda unduh, lalu klik “Save Link As” lalu pilih folder untuk menyimpan, klik “Save”. Bagi Anda yang menggunakan software downloader, insya Allah cukup satu kali klik kiri pada mouse. Barakallahu fiikum
Hari Pertama
01-Pembukaan Acara
02-Kajian Sesi 1 oleh Asy-Syaikh Abdullah al-Mar’ie
03-Kajian Sesi 2 oleh Asy-Syaikh Abdullah al-Mar’ie [Lanjutan Terjemah]
04-Kajian Sesi 3 oleh Asy-Syaikh DR. Khalid Azh-Zhafiri
05-Kajian Sesi 4 oleh Asy-Syaikh DR. Khalid Azh-Zhafiri
Hari Kedua
01-Kajian Sesi 1 oleh Asy-Syaikh Abdullah al-Mar’ie
02-Kajian Sesi 1 oleh Asy-Syaikh Abdullah al-Mar’ie
03-Teleconferece bersama Syaikh Ubaid dan Lanjutan materi Asy-Syaikh DR. Khalid Azh-Zhafiri
04-Kajian Sesi 4 oleh Asy-Syaikh DR. Khalid Azh-Zhafiri dan Penutupan
wallhamdulillah…
Sumber : www.salafy.or.id


